Minggu, 20 Juli 2014

Tips Merawat Cat Mobil

Pasti sobat-sobat sekalian merasa kurang puas dengan warna cat mobil kita yang terlihat mulai memudar atau mulai terlihat kusam dan kasar? mungkin karena faktor usia mobil kita sehingga hal-hal tersebut bisa terjadi. Mari kita sama-sama mengenal tentang cat mobil dan tips merawatnya.




A. MENGENAL LAPISAN CAT MOBIL




Lapisan cat yang diproduksi oleh perusahaan manufaktur kendaraan disebut lapisan cat OEM (Original Equipment Manufacture) terdiri dari:




Lapisan Primer (Electro Deposition/ED). Adalah lapisan dasar/bawah permukaan cat. Fungsinya sebagai adhesi/daya rekat antara bare metal (plat metal bagian dasar) dan surface serta mencegah karat pada kendaraan.




Lapisan Surfacer. Fungsinya untuk meningkatkan adhesi antara lapisan promer dan top coat, menghaluskan permukaan dan mencegah penyerapan top coat.




Lapisan Top Coat. Adalah lapisan paling atas permukaan cat, dimana ketebalan lapisannya berbeda sesuai dengan warna cat kendaraan. Fungsinya untuk memberi daya tutup, memberikan gloss (kilau), kekerasan dan daya tahan terhadap cuaca.


B. KERUSAKAN PADA CAT MOBIL DAN CARA MERAWATNYA



Goresan/Scratch. Terdiri dari goresan halus dan kasar. Goresan ini dapat terjadi akibat gesekan atau tekanan kuat antara permukaan cat dengan benda lain, misalnya logam.




Cara merawat:


  • Jika terdapat goresan halus, dapat dikurangi/dihilangkan dengan memoles bagian goresan dengan compound menggunakan polisher (alat pemoles permukaan cat). Demi hasil poles yang maksimal, perlu diperhatikan cara, alat, skill, dan jenis compound yang digunakan.
  • Jika terdapat goresan kasar, lebih disarankan untuk melakukan perawatan body ke bengkel resmi.
  • Jika terdapat debu halus di permukaan cat, bersihkan dengan menggunakan kemoceng yang lembut dan bersih.
  • Jika terdapat debu yang tebal dan melekat, kotoran burung, bangkai serangga atau getah di permukaan cat, siramlah dengan air secukupnya lalu keringkan dengan lap berbahan lembut dan jangan tekan terlalu kuat untuk menghindari goresan.
  • Bedakan lap untuk membersihkan permukaan body mobil dengan lap yang dipakai untuk membersihkan bagian bawah mobil untuk menghindari timbulnya goresan pada permukaan cat.

Karat/korosi. 


Cara merawat:
  • Untuk mencegah timbulnya karat, jika terkena air hujan, segera cuci mobil dengan air bersih dan tidak berkadar garam tinggi. Karena kandungan air hujan bersifat asam dan kandungan garam pada air berpotensi mengurangi kualitas permukaan cat mobil.
  • Gunakan wax sebagai cairan pelapis atau pelindung permukaan cat.
  • Untuk menghilangkan karat pada permukaan cat, gunakan cairan penghilang karat.
Bercak Air Hujan/busa sabun. Air hujan atau busa sabun yang mengering karena panasnya mesin atau terik matahari dapat menimbulkan bercak-bercak pada permukaan cat mobil.

Cara merawat:
  • Gunakan sabun khusus pencuci mobil dengan pH balance yang sudah ditentukan.
  • Bilas dengan bersih, dan jangan biarkan sisa busa sabun mengering sehingga dapat menimbulkan bercak-bercak pada permukaan cat.
  • Keringkan permukaan cat dengan lap yang lembut dan bersih.

Jamur. Sisa air atau busa sabun yang mengendap di celah-celah atau mengering di permukaan cat jika dibiarkan terlalu lama tidak hanya menimbulkan bercak pada permukaan cat, tetapi juga berpotensi menimbulkan jamur.


Cara merawat:

  • Buka seluruh pintu kemudian tutup dengan agak keras berulang-ulang agar air yang masih berada di celah-celah dapat turun dan tidak mengendap yang dapat menyebabkan jamur/kerak.


C. HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM MERAWAT PERMUKAAN CAT


  • Cucilah mobil di tempat yang teduh dan parkirlah di permukaan yang datar untuk menghindari air mengendap di bagian celah-celah body.
  • Jangan mencuci mobil langsung di bawah terik matahari dan hindari pencucian jika mesin dalam keadaan panas karena dapat menyebabkan bercak air atau busa sabun membekas di permukaan cat.
  • Parkirlah mobil di tempat yang teduh. Namun jika terpaksa parkir di bawah terik matahari, sebaiknya gunakan car cover (penutup body mobil) dalam keadaan kering dan bersih.
  • Gunakan car cover yang bahannya berlapis. Lapisan pertama berbahan propylene sebagai anti air dan anti sinar ultra violet. Lapisan kedua berfungsi mengeluarkan uap dan genangan air. Lapisan ketiga sebagai penguat dan proteksi. Lapisan terdalam berbahan halus seperti wol untuk mengurangi gesekan yang bisa mengakibatkan goresan pada body mobil.
  • Jika menggunakan pemoles cat, perhatikan frekuensi penggunaan (jangan terlalu banyak dan sering penggunaannya) dan cara pengelapannya. 
Oke sobat-sobat, sekian tipsnya, mudah-mudahan bisa menambah pengetahuan kita tentang cara merawat cat mobil kita sob !!! mari kita rawat cat mobil kita dengan sebaiknya-baiknya... Wassalam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar