Jumat, 30 Oktober 2015

Gunung Tinombala

Cagar alam gunung Tinombala berada di kabupaten Parigi Moutong dan sebagian wilayah kabupaten Toli-toli. Berbatasan dengan kecamatan Mepanga di sebelah barat, kecamatan Tiloan sebelah timur, kecamatan Basidondo dan kecamatan Lampasio di sebelah utara dan di bagian selatan berbatasan dengan kecamatan Ongka Malino, Bolano Lambunu, Mepanga dan kecamatan Moutong. Luas CA Tinombala sekitar 37.106,12 Hektar (Ha). CA Gunung Tinombala ini terletak di ketinggian 50 – 2.394 mdpl dengan 30,16% topologi lerengnya sangat curam. Pegunungan yang ada dalam kawasan adalah Gunung Malino (2.394 m dpl), G. Tinombala (2.242 m dpl), G. Kukusan (2.280 m dpl), G. Sompinit (398 m dpl), G. Ogosipat (1.542 m dpl), G. Tongkou (2.075 m dpl), G. Sambali (1.899 m dpl), G. Simongoloyo (1.425 m dpl) dan G. Bosagon (1.279 m dpl). 

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan No. 339/Kpts-II/1999, tanggal 24 Mei 1999 tentang Penetapan Kelompok Hutan, maka ditetapkanlah wilayah CA Gunung Tinombala sebagai kawasan hutan dengan fungsi cagar alam dan diberi nama Kelompok Hutan Cagar Alam Gunung Tinombala. Luas kawasan Cagar Alam Gunung Tinombala di wilayah kabupaten Parigi Moutong sekitar 14.285,66 Ha, sedangkan dibagian wilayah kabupaten Toli-toli sekitar 19.486,08 Ha. 

Fungsi utama kawasan CA Gunung Tinombala sebagai tempat perlindungan flora dan fauna endemik Sulawesi, juga mempunyai fungsi lain yakni fungsi hidrologis bagi daerah sekitarnya. Sungai-sungai dalam kawasan menyediakan sumber air bagi pemenuhan kebutuhan masyarakat di desa sekitar Kawasan CA Gunung Tinombala.

Jenis fauna yang ada di kawasan CA Gunung Tinombala dari hasil pengamatan langsung dan pengolahan data sekunder (Hasil Identifikasi Balai KSDA Sulteng, 2002) diperoleh jenis-jenis diantaranya adalah Babi hutan, Babirusa, Kelelawar, Monyet hitam, Musang coklat, dan Anoa dan beberapa jenis burung diantaranya adalah Serindit, Ayam hutan, Sesep madu, Kum-kum, Nuri, Burung hantu, Elang, Jalak, Kepodang dan Rangkong. Sedangkan Jenis Flora yang ada di CA Gunung Tinombala antara lain yaitu Eboni, Damar, Meranti putih dan merah, Palapi, Rotan, dan lain-lain.

Potensi gangguan kawasan CA Gunung Tinombala adalah perambahan hutan untuk perkebunan dan pemukiman liar masyarakat, Penebangan Liar dan Perburuan satwa liar.

Akses ke CA Gunung Tinombala dari kota Palu - Desa Moubang (kab. Parigi Moutong) dapat ditempuh ± 6 – 8 jam  menggunakan kendaraan umum ataupun pribadi, sedangkan dari Parigi - Desa Moubang dapat ditempuh ± 4-5 jam. Untuk dapat masuk ke kawasan CA Gunung Tinombala paling tidak terdapat 7 (tujuh) akses pintu masuk, yaitu melalui Desa Kayu Agung, Desa Moubang, Desa Tinombala, dan Desa Karya Mandiri di sebelah selatan kawasan, Desa Ogobayas di sebelah barat kawasan, serta di Desa Labonu dan Silondau di sebelah utara kawasan. 

Berikut Foto-foto keindahan CA Gunung Tinombala !




Minggu, 06 September 2015

Cara Bikin Daftar Isi Dengan Tombol Tab


Daftar isi adalah bagian penting dalam membuat proposal, skripsi, buku, laporan atau dokumen-dokumen lain, yang menjabarkan tentang isi dokumen tersebut. Daftar isi akan memudahkan para pembaca untuk membaca dokumen tersebut. Berikut saya akan berbagi cara mudah membuat daftar isi dengan menggunakan tombol TAB. 


- Buka lembar kerja baru, lalu pada menu Home, pada menu Paragraph, klik tombol panah disudut kanan bawah










kemudian setelah muncul tampilan menunya, lihat sebelah pojok kiri 
bawah, klik tombol Tabs.














- Pada Tab stop position, jika kita ingin agar titik-titik yang kita buat berhenti pada ukuran ruller 15, maka kita cukup tinggal tuliskan saja angka 15. Pada Alignment klik Right (untuk memulai daftar isi dari kanan) dan pada leader pilih saja no. 2 atau terserah sobat.













- tulis daftar isi yang kita maksudkan, contoh :

Kata Pengantar , setelah itu berikan satu spasi lalu tekan Tab pada keyboard . dan terakhir tinggal berikan nomor yang akan ditulis.

- arahkan kursor tepat ke posisi sebelum nomor yang telah tertulis, kemudian berikan spasi.

Selesai. Selamat mencoba. :-)

Rabu, 24 Juni 2015

Hadist Tentang Puasa

Sebagai seorang muslim kita wajib melaksanakan puasa. Nabi kita Muhammad SAW dalam hadist-hadistnya menjelaskan tentang keutamaan dan kewajiban kita sebagai muslim untuk menjalankan ibadah puasa. Berikut hadist-hadist nabi Muhammad SAW tentang puasa :

“Barang siapa mendirikan puasa Ramadan dengan penuh keimanan dan kebaikan, maka akan diampunilah dosa-dosanya yang telah lalu” (HR Bukhari – Muslim)

“Seorang hamba yang berpuasa dalam sehari di jalan Allah, maka akan dijauhkan Allah orang tersebut pada hari itu wajahnya dari neraka sejauh 70 musim dingin” (HR Bukhari – Muslim)

Dari Ibnu Umar, ia berkata: “Aku pernah mendengar Rasulullah bersabda: “Bila kamu telah melihat tanggal 1 bulan Ramadan, maka puasalah, dan bila kamu melihat tanggal 1 Syawal, maka berhari rayalah. Tetapi bila mendung, maka perkirakanlah (sesuai dengan hari perhitungan)” (HR Bukhari dan Muslim)

Barang siapa yang tidak bisa meninggalkan diri dari ucapan palsu (jelek) dan tetap mengerjakannya, maka tidak berguna bagi Allah puasanya (HR Bukhari – Muslim)

Banyak orang yang berpuasa tidak mendapatkan pahala kecuali lapar, dan banyak orang yang shalat (malam) tidak mendapat pahalanya kecuali berjaga” (HR Al Hakim) 

Dari Abdullah bin Umar, ia berkata: “Bersabda Rasulullah: ‘Tidak ada puasa orang yang berpuasa selama-lamanya (tidak sahur dan berbuka)’” (HR Bukhari – Muslim)

Dari Abu Hurairah, ia berkata: “Bersabda Rasulullah : ‘ Barang siapa yang terpaksa muntah, maka tidak ada qadha baginya, dan barang siapa sengaja muntah, maka wajib qadha atasnya (batal puasanya) [hadits diriwayatkan oleh Imam Lima]

Dari Abu Hurairah, ia berkata: “Seorang lelaki datang kepada Rasulullah mengadukan hal dirinya, lalu ia berkata: ‘Ya Rasulullah, celakalah aku’ Kemudian Rasulullah bertanya: ‘Mengapa?’ Jawabnya: ‘Aku telah menyetubuhi istriku pada siang hari bulan Ramadan.” Kemudian beliau bertanya: ‘Apakah kamu punya hamba sahaya yang dapat dimerdekakan?’ Jawabnya: ‘Tidak punya,’ maka beliau bertanya lagi: ‘Mampukah kamu berpuasa selama dua bulan berturut2?’ Jawabnya: ‘Tidak mampu.’ Lalu beliau bertanya lagi: ‘Dapatkah kamu memberi makan 60 orang miskin?’ Jawabnya: ‘Tidak dapat.’ Lalu Rasulullah duduk dan menyerahkan sekarung korma kepadanya, sambil bersabda: ‘Sedekahkanlah ini.” Maka orang itu berkata lagi: ‘Apakah disedekahkan kepada orang yang paling fakir dari ?kami, sebab tidak ada seorangpun di antara orang yang berdiam pada batu hitam dari ahli Madinah yang paling membutuhkan lebih daripada kami.” Kemudian Rasulullah tersenyum, sehingga jelas terlihat gigi beliau yang putih, kemudian beliau bersabda: ‘Pergilah, berilah makan keluargamu.” (Hadits diriwayatkan oleh Imam Tujuh)

“Sesungguhnya puasa itu perisai. Maka jika salah seorang dari kamu berpuasa, jangan berkata keji dan kasar. Kalau dia dicela atau hendak diperangi seseorang, hendaklah ia berkata, sesungguhnya aku sedang berpuasa” (HR Bukhari – Muslim)

Wassalam, semoga bermanfaat.

Rabu, 20 Mei 2015

Belajar Membuat Artikel

Artikel dalam kamus besar bahasa indonesia, berarti karangan faktual secara lengkap, dengan panjang tertentu yang dibuat untuk dipublikasikan (melalui koran, majalah, blog, dsb) dan bertujuan menyampaikan gagasan dan fakta yang dapat meyakinkan, mendidik, dan menghibur. 

Dalam kesempatan kali ini, saya akan membagikan ilmu yang saya dapatkan dari berbagai sumber, terutama mbah google :D. Sebenarnya dalam menulis artikel itu tidak sulit, asalkan kita terus belajar. Yang utama, kita harus mempunyai ide atau gagasan apa yang akan kita buat tulisan. Saya juga masih pada tahap dasar dalam menulis artikel, tapi kali ini saya akan berbagi, belajar bersama maksudnya....!!

Menentukan topik utama

Topik adalah hal yang penting dalam menulis artikel. Kita harus menentukan ide atau gagasan utama artikel kita. Misalnya topik tentang musik. Dengan menentukan topik, kita akan dengan mudah mengembangkan tulisan kita tersebut. Bukan hanya dalam menulis artikel, penentuan topik juga berlaku untuk karya tulis yang lain. Awali tulisan dengan paragraf yang menarik, sehingga bisa merangsang pembaca membaca tulisan kita seluruhnya. Ingat jangan asal menulis artikel, artikel yang baik adalah yang dapat memberi pembelajaran, menambah pengetahuan pembaca dan memberi hiburan.

Menentukan sub topik

Yang dilakukan berikutnya adalah menentukan sub topik dalam artikel. Misalnya topik musik, kita bisa membuat sub topik tentang sejarah musik, jenis alat musik, cara memainkan alat musik. Dengan menentukan sub topik, maka tulisan kita akan fokus pada topik utama pada artikel akan kita tulis. 

Yang kita juga harus perhatikan ialah dalam menulis artikel, kata demi kata yang kita tulis harus bisa dengan cepat dipahami oleh pembaca, yang intinya adalah tulisan kita tersebut harus baik, janganlah menulis artikel dengan kata-kata singkatan yang hanya kita yang mengetahui artinya, bisa jadi artikel belum habis dibaca, tapi pembaca malah bosan dengan artikel kita. 

Cukup sekian ya, kalau ada yang masih kurang, mohon di maafkan :D

Dan marilah mulai menulis !!!


Sabtu, 10 Januari 2015

Sejarah PSSI

Sepakbola di Indonesia pertama kali diperkenalkan oleh bangsa Eropa terutama bangsa Belanda. Sepakbola yang saat itu dikenal dengan nama Voetbal sering kali digelar untuk meramaikan pasar malam dan pertandingannya digelar pada sore hari. Selain sepakbola, bangsa Eropa juga memperkenalkan olahraga lain seperti renang, kasti, bola tangan, tenis dan hoki. Namun, semua jenis olahraga itu hanya terbatas untuk kalangan Eropa, Belanda, dan Indo. Sehingga sepak bola olahraga yang paling disukai karena tidak memerlukan tempat khusus dan orang pribumi boleh memainkannya.

Pada tahun 1930 di Yogyakarta, tepatnya pada tanggal 19 April 1930 PSSI berdiri dengan nama Persatuan Sepak Raga Seloeroeh Indonesia dan menjadikan Ir. Soeratin Sosrosoegondo sebagai ketua umum pertamanya. Kongres PSSI pertama kali diadakan pada tahun itu juga yang dilaksanakan di kota Solo. Kemudian, PSSI bergabung dengan FIFA (Federasi Sepakbola Dunia) pada tahun 1952 kemudian dengan AFC (Federasi Sepakbola Asia) pada tahun 1954. 

Latar belakang Ir. Soeratin Sosrosoegondo adalah seorang insinyur sipil. Ia meyelesaikan pendidikannya di Sekolah Teknik Tinggi di Heckelenburg, Jerman, pada tahun 1927 dan kembali ke tanah air pada tahun 1928. 

Sebagai organisasi olahraga yang lahir pada masa penjajahan Belanda, kelahiran PSSI ada kaitannya dengan upaya politik untuk menentang penjajahan dan Soeratin melihat sepak bola sebagai wadah terbaik untuk menyemai nasionalisme di kalangan pemuda sebagai sarana untuk menentang Belanda.

Sampai dengan tahun 1979, kompetisi sepakbola nasional diselenggarakan secara amatir yang dikenal dengan nama Perserikatan. Pada tahun 1979-1980an diperkenalkan Kompetisi Liga Sepakbola Utama (Galatama). Meski demikian, baik Perserikatan maupun Galatama tetap berjalan sendiri-sendiri. Galatama merupakan kompetisi sepak bola semi-profesional yang terdiri dari sebuah divisi tunggal (kecuali pada musim tahun 1983 dan 1990 terdiri dari 2 divisi).

Pada tahun 1994, PSSI menggabungkan Perserikatan dan Galatama dan membentuk Liga Indonesia, memadukan fanatisme yang ada di Perserikatan dan profesionalisme yang dimiliki Galatama. Dengan tujuan meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia. Dan Pada tahun 2008, PSSI menyelenggarakan Liga Super Indonesia sebagai liga sepak bola profesional pertama di Indonesia, menggantikan Divisi Utama sebagai kompetisi tingkat teratas...

Masa jabatan Ketua Umum PSSI adalah 4 tahun. Berikut adalah daftar Ketua Umum PSSI :
NoNamaAwal jabatan     Akhir jabatan
1   Soeratin Sosrosoegondo1930     1940
2   Artono Martosoewignyo1941     1949
3   Maladi1950     1959
4  Abdul Wahab Djojohadikoesoemo1960     1964
5   Maulwi Saelan1964     1967
6   Kosasih Poerwanegara1967     1974
6   Bardosono   1975     1977
7   Moehono1977     1977
8   Ali Sadikin1977       1981
9   Sjarnoebi Said1982     1983
10   Kardono1983     1991
11   Azwar Anas1991     1999
12   Agum Gumelar1999     2003
13   Nurdin Halid2003    1 April 2011
*   Agum Gumelar
   (Ketua Komite Normalisasi PSSI)
1 April 2011     9 Juli 2011
14
15 
   Djohar Arifin Husin
   La Nyalla Mataliti
9 Juli 2011
2015
     2015
     2019