Statistik adalah suatu kumpulan angka yang tersusun lebih dari satu angka. Misalnya angka pengangguran di Indonesia diperkirakan akan naik sebesar 9 persen di Tahun 2009 dari tahun lalu, sekitar 8,5 persen. Kenaikan jumlah pengangguran ini lebih disebabkan menurunnya penyerapan tenaga kerja dalam bidang industri, yang mencapai 36,6 persen pada kuartal kedua di tahun 2008 ini. Angka 9 persen, 8,5 persen dan 36,6 persen adalah contoh statistik. Jadi, sesuatu yang tersusun dari satu angka atau lebih disebut dengan statistik.
Sementara itu, statistika adalah ilmu mengumpulkan, menata, menyajikan, menganalisis dan menginterpretasikan data menjadi informasi untuk membantu pengambilan keputusan yang efektif. Istilah statistika dapat pula diartikan sebagai metode untuk mengumpulkan, mengolah, menyajikan, menganalisis dan menginterpretasikan data dalam bentuk angka-angka. (Dajan, 1995).
Mengapa statistika perlu dipelajari? statistika memiliki kegunaan yang sangat luas bagi pengambilan keputusan yang tepat diberbagai bidang kehidupan. Karena sekurang-kurangnya, ada dua alasan penting untuk mempelajari statistika. Pertama, statistika memberikan pengetahuan dan kemampuan kepada seseorang untuk melakukan evaluasi terhadap data. Kedua, bagi mahasiswa ilmu-ilmu sosial, statistika amat bermanfaat bagi dunia kerja kelak.
Pemanfaatan statistika oleh peneliti sosial dalam kegiatan penelitian dapat digunakan untuk empat keperluan, yaitu :
1. digunakan untuk menyusun, meringkas atau menyederhanakan data.
2. digunakan untuk membantu peneliti dalam merancang/merencanakan kegiatan survey atau eksperimen yang dapat memperkecil biaya untuk mendapatkan informasi dalam jumlah tertentu.
3. peneliti dapat menetapkan metode yang terbaik dalam penarikan kesimpulan (inferensi) sesuai tekhnik penarikan sampel tertentu.
4. mengukur baik tidaknya sebuah inferensi (penarikan kesimpulan).